Pamekasan, memasuki semester genap tahun ajaran 2025/2026, SMK Al-Miftah Pamekasan mulai menerapkan sistem tugas mandiri dalam program peminatan. Kebijakan ini bertujuan memastikan kompetensi siswa benar-benar sesuai dengan kemampuan praktis mereka, bukan sekadar mengikuti aturan sekolah tanpa peningkatan keahlian.
Berbeda dengan sistem sebelumnya yang menunggu instruksi tutor, kini setiap peserta peminatan wajib menyelesaikan rangkaian tugas mandiri yang disiapkan oleh Ketua Program Peminatan.
Untuk mendukung program tersebut, sekolah menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari studio foto dan laboratorium podcast untuk peminatan multimedia, hingga peralatan teknologi pengelasan dan bengkel bagi jurusan teknik bisnis sepeda motor.
Salah satu peserta peminatan, Moh. Shafwan Hibatullah, mengaku sistem baru ini membuat peserta lebih disiplin dan fokus. “Sistem ini membuat kami lebih terarah dan lebih fokus pada bidang yang kami minati,” ujarnya.
Tutor peminatan desain grafis, Fahrizal Asrori, juga menilai sistem tersebut efektif. “Siswa lebih tekun mendalami kemampuan mereka, dan kami bisa lebih mudah mendeteksi tingkat kemampuan masing-masing. Minggu depan kami bisa langsung evaluasi hasil tugas mereka. Sistem ini juga memudahkan guru pembimbing,” jelasnya saat diwawancarai di halaman sekolah pada Ahad, 11 Januari 2026.
Dengan penerapan sistem tugas mandiri ini, SMK Al-Miftah berharap dapat mencetak lulusan yang lebih kompeten dan siap kerja sesuai bidang keterampilan mereka.
Penulis : Sohibul Hakam dan Fauron


0 Comments